Kementerian ATR/BPN Perkuat Integritas dalam Memaksimalkan Program Strategis Nasional

  Radar Istana.Jakarta -  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mempunyai beberapa program strategis, di an...

 




Radar Istana.Jakarta - 

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mempunyai beberapa program strategis, di antaranya Reforma Agraria, pengadaan tanah untuk kepentingan umum, serta penanganan sengketa dan konflik pertanahan. Ketiga hal tersebut perlu dijalankan dengan baik oleh seluruh satuan kerja baik di pusat maupun daerah, agar terciptanya kepastian hukum di bidang pertanahan serta mewujudkan peningkatan taraf ekonomi masyarakat secara berkeadilan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN, Andi Tenrisau dalam sesi diskusi panel Rakernas 2022 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (22/03/2022),
menerangkan bahwa pelaksanaan Reforma Agraria yang berintegritas tujuannya untuk menghadirkan keadilan pertanahan dan kesejahteraan rakyat. Untuk itu, terdapat indikator pada strategi pelaksanaan Reforma Agraria pada tahun 2022.

"Strategi pelaksanaan Reforma Agraria antara lain penguatan regulasi pelaksanaan Reforma Agraria melalui Perpres 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria; koordinasi kebijakan Reforma Agraria berbasis geografi dan tematik; mengoptimalisasi peran GTRA (Gugus Tugas Reforma Agraria, red); koordinasi percepatan penyelesaian konflik pada LPRA (Lokasi Prioritas Reforma Agraria, red), percepatan pelaksanaan redistribusi tanah; BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, red) terhutang. Yang ke depannya sedang diupayakan adanya regulasi terkait pembebasan BPHTB dalam pelaksanaan redistribusi tanah," ujar Andi Tenrisau.

Salah satu tujuan dari diselenggarakannya Reforma Agraria adalah untuk mengatasi sengketa dan konflik pertanahan di Indonesia. Sejalan dengan tujuan tersebut, Dirjen Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, R.B. Agus Widjayanto menyatakan ia telah membuat kebijakan untuk menurunkan jumlah kasus pertanahan.

"Strategi menurunkan jumlah kasus pertanahan, pertama dengan percepatan penanganan kasus tanah, percepatan dilakukan dengan menerapkan sistem informasi sengketa konflik perkara (JUSTISIA). Kita juga harus memberikan penguatan terhadap mediator, penguatan SDM dengan melakukan diklat negosiator, dan juga kita perlu tata laksana penyelesaian sengketa tanah," ujar R.B. Agus Widjayanto.

Lebih lanjut ia menuturkan, pencegahan kasus pertanahan tak kalah penting dalam penanganan kasus pertanahan. "Bagaimana kita melakukan pencegahan, penerapan sistem informasi pertanahan tidak hanya percepatan tapi juga untuk pencegahan. Karena dengan demikian bisa melihat data akar masalah dan melakukan kajian, serta membuat rekomendasi kebijakan yang hasilnya akan meningkatkan kualitas produk. Dengan demikian jumlah sengketa berkurang," tambahnya.

Hal senada dikatakan Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Penanganan Sengketa dan Konflik Tanah dan Ruang, Hary Sudwijanto. Dalam penanganan kasus pertanahan, ia menilai penguatan integritas di setiap individu perlu dilakukan. "Dalam pelaksanaan, ditunjuk petugas yang kompeten dan berintegritas, prinsipnya mampu dan mau. Intinya ada pada integritas. Bagaimana meningkatkan integritas agar hasilnya maksimal," tuturnya.

Penguatan integritas juga dibangun dalam proses pengadaan tanah, karena proses pengadaan tanah merupakan hal yang krusial dari suatu pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN). Masih dalam panel diskusi yang sama, Dirjen Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Embun Sari mengatakan, dalam penyelenggaraan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum menerapkan 3 hal, yaitu efektif, efisien, dan ekonomis.

"Efektif, target pengadaan tanah dapat dicapai sesuai dengan tujuan karena tahapan penyelenggaraan pengadaan tanah telah diatur sesuai waktu tertentu sebagaimana PP Nomor 19 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 19 Tahun 2021. Efisien, keterlibatan _stakeholder_ secara intensif dalam setiap tahapan pengadaan tanah, diharapkan meminimalisir permasalahan dan untuk percepatan pelaksanaan. Dan ekonomis, yang salah satunya pemberian ganti kerugian sesuai dengan hasil penilai oleh _appraisal_," pungkasnya. (ZD)

COMMENTS

Nama

Aceh,260,Aceh barat,5,Aceh besar,5,Aceh singkil,133,Aceh tengah,1,Aceh timur,28,Aceh utara,1,bali,1,Banda Aceh,49,Bandar Lampung,20,Bandung,9,Bandung Barat,2,bangka,3,Bangka Belitung,430,Bangka Selatan,10,Bantaeng,1,Banten,5,banyuasin,5,banyuwangi,1,Barito selatan,2,Barito timur,391,Barito Utara,50,Batam,69,Batang,2,Batu Bara,2,Bekasi,21,bener meriah,242,Bengkalis,5,bengkulu,1,Bogor,6,bukit tinggi,11,china,1,ciamis,1,cikarang,1,cileungsi,1,cimahi,1,Demak,11,denpasar,1,depok,1,dumai,3,garut,1,indonesia,4,Jakarta,167,jambi,14,Jawa barat,2,Jawa tengah,2,Jawa timur,2,jayapura,1,jogjakarta,1,Kab Bekasi,2,Kab. Bekasi,1,Kab. Way Kanan,8,Kab.Sintang,31,Kalbar,39,Kalideres,1,Kalimantan timur,1,Kalteng,58,kaltim,1,kampar,1,Kapuas hulu,426,Kayong utara,82,kayonh,1,klaten,1,Kuantan Singingi,2,Kudus,1,labuhan batu,14,labuhan hantu,3,Lampung,12,Lampung Tanggamus,1,Lampung Tengah,7,Lampung timur,1,Lampung Utara,82,Lamsel,1,Lebak,1,lombok,1,lumajang,1,Madiun,1,magelang,1,majalengka,1,makasar,4,Makassar,8,maluku,1,Manado,1,manokwari,1,Medan,53,Melawi,21,menggala,1,MESUJI,100,Mojokerto,2,Muara Enim,3,MUBA,205,MURATARA,217,Nagan raya,5,Nias,1,Padang,2,Pakpak Bharat,3,palangkaraya,7,palembang,24,pamulang,1,Pandeglang,306,pangkal pinang,33,Papua,14,pasawaran,95,pasuruan,1,pekalongan,1,Pekanbaru,3,pemalang,1,phakphak barat,1,plakat tinggi,1,ponorogo,9,Pontianak,8,pringsewu,1,probolinggo,1,purwakarta,1,Rawajitu,1,Riau,2132,Sabang,1,sabulussalam,1,SAMARINDA,2,Sanggau,4,Sekayu,60,Selayar,1,Semarang,2,Serang,13,simalungun,91,solo,1,subang,1,subulussalam,133,Sulawesi barat,226,Sulawesi Selatan,1,sumsel,2,surabaya,3,surakarta,1,Taliabu,22,tanah jawa,2,tanggerang,3,tasikmalaya,1,Tekini,9,Terini,2,Terkini,7222,Terkinu,14,tulang bawang,510,TULANG BAWANG BARAT,18,Tulungagung,21,Yogyakarta,1,
ltr
item
Radar Istana: Kementerian ATR/BPN Perkuat Integritas dalam Memaksimalkan Program Strategis Nasional
Kementerian ATR/BPN Perkuat Integritas dalam Memaksimalkan Program Strategis Nasional
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6GpMbJ59-_wQ3LYNLhqsY3qeuW6_0kr632Th-uTyxlfnTRo5o8dMyytI9swk1redIWXZdyxEtSJpSSTShqCacgf2jhzZqmOFueTJtKu0YlzQKNOBknIiHJ9PT-X1sUXajc-8jU45Do_bkf2TwQzE10_AGeByQkATyK0LQjyESQzMJr0wPR2hH9NCKkQ/s320/IMG-20220323-WA0067.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6GpMbJ59-_wQ3LYNLhqsY3qeuW6_0kr632Th-uTyxlfnTRo5o8dMyytI9swk1redIWXZdyxEtSJpSSTShqCacgf2jhzZqmOFueTJtKu0YlzQKNOBknIiHJ9PT-X1sUXajc-8jU45Do_bkf2TwQzE10_AGeByQkATyK0LQjyESQzMJr0wPR2hH9NCKkQ/s72-c/IMG-20220323-WA0067.jpg
Radar Istana
https://www.radaristana.com/2022/03/kementerian-atrbpn-perkuat-integritas.html
https://www.radaristana.com/
https://www.radaristana.com/
https://www.radaristana.com/2022/03/kementerian-atrbpn-perkuat-integritas.html
true
8630875968892988369
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy