Hindari Konflik, Masyarakat Kota Denpasar Merasa Wajib Sertipikatkan Tanahnya

  Radar Istana.Denpasar -  Tak dipungkiri, konflik agraria masih kerap ditemui masyarakat terkait dengan kepemilikan hak atas tanah, baik it...

 

Radar Istana.Denpasar -

 Tak dipungkiri, konflik agraria masih kerap ditemui masyarakat terkait dengan kepemilikan hak atas tanah, baik itu antara orang-perseorangan, kelompok, golongan, organisasi, hingga badan hukum. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk mengurangi ataupun meminimalisir terjadinya konflik pertanahan. Tak hanya pemerintah, masyarakat pun selaku pemilik tanah tak ingin konflik itu terjadi.


Seperti yang diutarakan I Ketut Pasek Bagiastra (52), warga Desa Sumerta, Kota Denpasar. Ia merupakan salah satu penerima sertipikat tanah dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang hadir pada kegiatan Sosialisasi Program Strategis Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang digelar di Hotel Aston Denpasar, pada Senin (21/11/2022).


"Saya pernah mengalami, tanah saya sudah ada sertipikatnya tapi ada yang mengakui tanah itu. Akhirnya saya ajak diskusi, untuk cek _bareng-bareng_ kebenaran surat tanah siapa yang benar," tutur pria yang akrab disapa Pasek ini.


Setelah melewati proses penyelesaian konflik melalui tahapan mediasi serta melihat histori tanah yang ia miliki, akhirnya konflik yang ia hadapi dapat terselesaikan dengan cara yang baik. "Karena ada _missed_ komunikasi, sempat ada salah nomor katanya, akhirnya dikomunikasikanlah untuk diselesaikan ke BPN," ujar I Ketut Pasek Bagiastra.


Dari pengalaman yang ia alami, I Ketut Pasek Bagiastra merasa tidak nyaman jika memiliki konflik pertanahan. Oleh sebab itu, untuk menghindari terjadinya konflik yang serupa ia merasa wajib mendaftarkan tanahnya untuk kemudian disertipikatkan. "Saya tidak suka konflik, saya cinta damai. Tidak boleh ambil tanah orang. Karmanya kalau di Bali bisa tujuh keturunan," lanjutnya.


Ketika ditanya mengenai manfaat sertipikat, Pasek mengaku akan menjaganya dengan sebaik mungkin. Pasalnya, tanah yang ia terima sertipikatnya hari ini merupakan tanah warisan turun-temurun. "Jadi harus dijaga baik-baik, tidak boleh dijual. Tidak berani juga jual tanah warisan ini, kalau menjual itu artinya menjual keluarga karena leluhur kita di sana," pungkas I Ketut Pasek Bagiastra. 

(Zulham Daeng)

COMMENTS

Nama

Aceh,260,Aceh barat,5,Aceh besar,5,Aceh singkil,133,Aceh tengah,1,Aceh timur,28,Aceh utara,1,bali,1,Banda Aceh,49,Bandar Lampung,20,Bandung,9,Bandung Barat,2,bangka,3,Bangka Belitung,430,Bangka Selatan,10,Bantaeng,1,Banten,5,banyuasin,5,banyuwangi,1,Barito selatan,2,Barito timur,391,Barito Utara,50,Batam,69,Batang,2,Batu Bara,2,Bekasi,21,bener meriah,242,Bengkalis,5,bengkulu,1,Bogor,6,bukit tinggi,11,china,1,ciamis,1,cikarang,1,cileungsi,1,cimahi,1,Demak,11,denpasar,1,depok,1,dumai,3,garut,1,indonesia,4,Jakarta,167,jambi,14,Jawa barat,2,Jawa tengah,2,Jawa timur,2,jayapura,1,jogjakarta,1,Kab Bekasi,2,Kab. Bekasi,1,Kab. Way Kanan,8,Kab.Sintang,31,Kalbar,39,Kalideres,1,Kalimantan timur,1,Kalteng,58,kaltim,1,kampar,1,Kapuas hulu,426,Kayong utara,82,kayonh,1,klaten,1,Kuantan Singingi,2,Kudus,1,labuhan batu,14,labuhan hantu,3,Lampung,12,Lampung Tanggamus,1,Lampung Tengah,7,Lampung timur,1,Lampung Utara,82,Lamsel,1,Lebak,1,lombok,1,lumajang,1,Madiun,1,magelang,1,majalengka,1,makasar,4,Makassar,8,maluku,1,Manado,1,manokwari,1,Medan,53,Melawi,21,menggala,1,MESUJI,100,Mojokerto,2,Muara Enim,3,MUBA,205,MURATARA,217,Nagan raya,5,Nias,1,Padang,2,Pakpak Bharat,3,palangkaraya,7,palembang,24,pamulang,1,Pandeglang,306,pangkal pinang,33,Papua,14,pasawaran,95,pasuruan,1,pekalongan,1,Pekanbaru,3,pemalang,1,phakphak barat,1,plakat tinggi,1,ponorogo,9,Pontianak,8,pringsewu,1,probolinggo,1,purwakarta,1,Rawajitu,1,Riau,2132,Sabang,1,sabulussalam,1,SAMARINDA,2,Sanggau,4,Sekayu,60,Selayar,1,Semarang,2,Serang,13,simalungun,91,solo,1,subang,1,subulussalam,133,Sulawesi barat,226,Sulawesi Selatan,1,sumsel,2,surabaya,3,surakarta,1,Taliabu,22,tanah jawa,2,tanggerang,3,tasikmalaya,1,Tekini,9,Terini,2,Terkini,7222,Terkinu,14,tulang bawang,510,TULANG BAWANG BARAT,18,Tulungagung,21,Yogyakarta,1,
ltr
item
Radar Istana: Hindari Konflik, Masyarakat Kota Denpasar Merasa Wajib Sertipikatkan Tanahnya
Hindari Konflik, Masyarakat Kota Denpasar Merasa Wajib Sertipikatkan Tanahnya
Radar Istana
https://www.radaristana.com/2022/11/hindari-konflik-masyarakat-kota.html
https://www.radaristana.com/
https://www.radaristana.com/
https://www.radaristana.com/2022/11/hindari-konflik-masyarakat-kota.html
true
8630875968892988369
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy