GTRA Summit 2022 Wujudkan Kelestarian Ekonomi, Perlindungan Masyarakat Adat serta Dorong Investasi di Kawasan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

  Radar Istana.Jakarta -   Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berupaya menyelesaikan permasalahan ...

 



Radar Istana.Jakarta -  

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berupaya menyelesaikan permasalahan legalisasi aset bagi masyarakat di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil. Karena keadaan pesisir dan pulau-pulau kecil yang melibatkan pekerjaan lintas sektor, Kementerian ATR/BPN melakukan koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) selaku salah satu pihak yang mempunyai kewenangan. Isu dan penyelesaian terkait pesisir dan pulau-pulau kecil juga menjadi salah satu isu utama dalam Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit 2022.

Wakil Menteri ATR/Wakil kepala BPN, Surya Tjandra yang juga selaku Ketua Pelaksana GTRA Summit 2022 menjelaskan bahwa GTRA Summit 2022 yang akan berlangsung pada Maret 2022 dilatarbelakangi oleh situasi tumpang tindih perizinan antara perizinan kawasan laut, kawasan hutan dan non-hutan, kawasan tambang, kawasan masyarakat adat, dan lain sebagainya. “Sehingga GTRA Summit 2022 ini mengusung tema besar Paduserasi Implementasi UUCK: Harmonisasi Tata Ruang, Reforma Agraria dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat, Tradisional dan Lokal,” jelasnya pada pertemuan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono untuk mendalami GTRA Summit 2022 di Gedung Mina Bahari 4, Kantor KKP, Jakarta pada Jumat (21/01/2022).

Surya Tjandra juga menyebut tentang urgensi untuk mempertegas tata ruang laut dan tata ruang darat bersama KKP. Hal ini bertujuan agar kepastian izin dan hak dua kawasan tersebut menjadi jelas. “Dalam kegiatan ini, mengusung tiga fokus, yaitu kepastian hukum, penataan aset, dan penataan akses. Perlu adanya legalisasi aset sekaligus pemberdayaan. Kalau legalisasi aset saja tanpa adanya pemberdayaan maka tidak akan berkembang,” terang Surya Tjandra.

Surya Tjandra juga berkata bahwa ragam capaian mulai dari kepastian hukum hak atas tanah, pemberdayaan masyarakat, dan perizinan berusaha menjadi saling tersambung dengan peran dan pekerjaan utama dengan pihak KKP. “Rasanya ini kombinasi peluang-peluang antara mendorong investasi, menjaga ekologi kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil serta melindungi masyarakat khususnya masyarakat tradisional atau masyarakat adat yang berada dalam kawasan tersebut,” tutur Wamen ATR/Waka BPN.

Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono berkata KKP memang sangat perhatian untuk menjaga pulau-pulau di Indonesia. Ia menyebut bahwa terdapat satu kesatuan antara tugas dan fungsi antara Kementerian KKP dengan Kementerian ATR/BPN. “Kami dari KKP mengurusi perihal pesisir dan pulau-pulau kecil, dan untuk masalah sertipikasi berada di kewenangan Kementerian ATR/BPN,” ujarnya.

Dalam hal ini, Sakti Wahyu Trenggono memberikan pandangannya terkait persoalan di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil. Ia mengimbau agar langkah dan kebijakan yang diambil benar-benar berorientasi pada masyarakat sekitar pesisir dan pulau-pulau kecil. “Terkadang apa solusi yang menurut kita baik, ternyata tidak berdampak baik bagi masyarakat. Jadi fokus dan _passion_ harus kepada manusia itu sendiri,” terang Menteri KKP.

Menteri KKP juga menyebut bahwa terkait pertemuan kali ini, KKP dan Kementerian ATR/BPN sudah satu visi dalam tujuan menyelesaikan persoalan di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil. “Sejauh ini, apa yang sudah kita kerjakan ternyata sudah sesuai. Kita juga tetap _concern_ kepada ekologi, bagaimana ekologi itu terus menjadi panglima,” ujarnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Direktur Jenderal Penataan Agraria, Andi Tenrisau; Direktur Pemberdayaan Hak Atas Tanah Masyarakat, Andry Novijandri. Sementara itu, Menteri KKP didampingi oleh seluruh pejabat tinggi madya dan pratama di lingkungan Kementerian KKP. (ZD)

COMMENTS

Nama

Aceh,260,Aceh barat,5,Aceh besar,5,Aceh singkil,133,Aceh tengah,1,Aceh timur,28,Aceh utara,1,bali,1,Banda Aceh,49,Bandar Lampung,20,Bandung,9,Bandung Barat,2,bangka,3,Bangka Belitung,430,Bangka Selatan,10,Bantaeng,1,Banten,5,banyuasin,5,banyuwangi,1,Barito selatan,2,Barito timur,391,Barito Utara,50,Batam,69,Batang,2,Batu Bara,2,Bekasi,21,bener meriah,242,Bengkalis,5,bengkulu,1,Bogor,6,bukit tinggi,11,china,1,ciamis,1,cikarang,1,cileungsi,1,cimahi,1,Demak,11,denpasar,1,depok,1,dumai,3,garut,1,indonesia,4,Jakarta,167,jambi,14,Jawa barat,2,Jawa tengah,2,Jawa timur,2,jayapura,1,jogjakarta,1,Kab Bekasi,2,Kab. Bekasi,1,Kab. Way Kanan,8,Kab.Sintang,31,Kalbar,39,Kalideres,1,Kalimantan timur,1,Kalteng,58,kaltim,1,kampar,1,Kapuas hulu,426,Kayong utara,82,kayonh,1,klaten,1,Kuantan Singingi,2,Kudus,1,labuhan batu,14,labuhan hantu,3,Lampung,12,Lampung Tanggamus,1,Lampung Tengah,7,Lampung timur,1,Lampung Utara,82,Lamsel,1,Lebak,1,lombok,1,lumajang,1,Madiun,1,magelang,1,majalengka,1,makasar,4,Makassar,8,maluku,1,Manado,1,manokwari,1,Medan,53,Melawi,21,menggala,1,MESUJI,100,Mojokerto,2,Muara Enim,3,MUBA,205,MURATARA,217,Nagan raya,5,Nias,1,Padang,2,Pakpak Bharat,3,palangkaraya,7,palembang,24,pamulang,1,Pandeglang,306,pangkal pinang,33,Papua,14,pasawaran,95,pasuruan,1,pekalongan,1,Pekanbaru,3,pemalang,1,phakphak barat,1,plakat tinggi,1,ponorogo,9,Pontianak,8,pringsewu,1,probolinggo,1,purwakarta,1,Rawajitu,1,Riau,2132,Sabang,1,sabulussalam,1,SAMARINDA,2,Sanggau,4,Sekayu,60,Selayar,1,Semarang,2,Serang,13,simalungun,91,solo,1,subang,1,subulussalam,133,Sulawesi barat,226,Sulawesi Selatan,1,sumsel,2,surabaya,3,surakarta,1,Taliabu,22,tanah jawa,2,tanggerang,3,tasikmalaya,1,Tekini,9,Terini,2,Terkini,7222,Terkinu,14,tulang bawang,510,TULANG BAWANG BARAT,18,Tulungagung,21,Yogyakarta,1,
ltr
item
Radar Istana: GTRA Summit 2022 Wujudkan Kelestarian Ekonomi, Perlindungan Masyarakat Adat serta Dorong Investasi di Kawasan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
GTRA Summit 2022 Wujudkan Kelestarian Ekonomi, Perlindungan Masyarakat Adat serta Dorong Investasi di Kawasan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhFMIlfbrC6BSWkDrjFnrCqcHFTUQukfpZxWIX2RyqhPJIC9ZtwqZKYXKbR70ncsthewJTG8kurgi5uROWSuKO3OjywZaQrLVfIL9hg-hRe3XXcnQLyxaFV9i5UlXP7HjcL9WFYe6QI2W1tPxA5L_kSfCCVj3bJAA5dBkg8cGafcoTmccS3oalteHzYVw=s320
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhFMIlfbrC6BSWkDrjFnrCqcHFTUQukfpZxWIX2RyqhPJIC9ZtwqZKYXKbR70ncsthewJTG8kurgi5uROWSuKO3OjywZaQrLVfIL9hg-hRe3XXcnQLyxaFV9i5UlXP7HjcL9WFYe6QI2W1tPxA5L_kSfCCVj3bJAA5dBkg8cGafcoTmccS3oalteHzYVw=s72-c
Radar Istana
https://www.radaristana.com/2022/01/gtra-summit-2022-wujudkan-kelestarian.html
https://www.radaristana.com/
https://www.radaristana.com/
https://www.radaristana.com/2022/01/gtra-summit-2022-wujudkan-kelestarian.html
true
8630875968892988369
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy