Diduga Pembunuhan Tragis di Nias Selatan, Sampai Saat ini Belum Bisa diungkap pelakunya Oleh jajaran Polres Nias Selatan

  Radar Istana.com....... Diduga peristiwa pembunuhan tragis di Nias selatan, sampai hari belum juga dapat diungkap pelakunya. Saat awak med...

 



Radar Istana.com.......

Diduga peristiwa pembunuhan tragis di Nias selatan, sampai hari belum juga dapat diungkap pelakunya. Saat awak media ini menghampiri rumah kediaman anak almarhum yang bernama Samatani Giawa di Jalan Brabasan Desa Simpang Mesuji Kab. Mesuji Lampung.


Samatani Giawa menjelaskan, peristiwa ini sudah berjalan hampir kurang lebih sepuluh bulan, tepatnya pada tgl, 27 Februari 2022, Pukul, 15.30 di Desa Hilimbuasi, Kecamatan O' O' U, Kabupaten Nias Selatan, Propinsi Sumatra Utara. Orang tua saya yang bernama Fatihuku alias ama Rusu ( Almarhum ), kami dari pihak keluarga, curiga, kematian orang initua kami, kuat dugaan pembunuhan yang sudah matang direncanakan.


Masih dijelaskan Samatani Giawa, Fatihuku alias ama Rusu ( Almarhum ) mau pergi ke rumah Hezisokwi Giawa alias ama Hengki warga Dusun Hiliwaele Desa Hilimbuasi Kecamatan O ' O ' U Kabupaten Nias Selatan, Propinsi Sumatra Utara. Dan pada saat itu sempat menitip kepada Almarhum bapak saya untuk membekikan SUN untuk anak saya. Lalu beliau berkata nanti saya beli pake uang saya sendiri, sambil pergi menuju rumah Hezisokhi Giawa alias ama Hengki dengan menumpang sepeda motor sama Petrus Giawa.Beberapa menit kemudian si Petrus Giawa telah pulang sambil memberitahukan bahwa almarhum bapak saya sudah sampai di rumah/ warung ama Berkat Giawa karena kebetulan si Hezisokhi Giawa alias ama Hengki sedang maun Domino di sana. Namun beberapa jam kemudian, sekitar pukul 20.30 wib tepat pada tgl, 27 Februari 2022 Hezisokhi Giawa alias ama Hengki datang di rumah kami yang kebetulan pada saat itu saya sedang berada di rumah tetangga.Pada saat itu Hezisokhi Giawa alias ama Hengki ditanya, tujuan kedatangan di rumah kami, " Abang ngapain di sini....?" lalu si Ama Hengki Giawa menjawab, " Mau jemput bapak ( Almarhum)". Kemudian, bapak sedang tidak ada di rumah, " Bapak tidak ada di rumah bang, dari tadi sore bapak sudah keluar diantar oleh si Petrus ", sama ama Hengki Giawa. Kemudian ama Hengki Giawa mengatakan biasanya bapak ada di loteng ( lantai dua ), sambil masuk ke rumah melirik lirik keadaan rumah, sambil mengikutinya ke dalam rumah tepat di ruang tamu sambil mengatakan sumpah bang, bapak tidak ada di rumah.


Setelah itu si ama Hengki Giawa duduk di samping, sambil tersenyum dan berkata bapak bapak sama saya dek, lalu kembali ditanya, " Kalau bapak sama abang mana dia....? ". Lalu ama Hengki Giawa mengatakan kalau bapak saya lagi sama adeknya, " Bapak lagi bareng sama adek aku, karena kami dua kereta ( Sepeda Motor ). Setelah itu kembali bertanya lagi, " Kok bisa kalian dua kereta bang....?" jawabnya " Namanya aja juga bos".


Setelah itu, ama Hengki Giawa keluar dari rumah kami pergi menuju arah rumah ama Sito Giawa yang berjarak 2 dua rumah dari rumah kami. Tapi pada saat itu dia belum sampai rumah si Ama Sito, Ama Hengki Giawa putar lagi dia ke arah rumah ama Lestari tepat berhadap hadapan dengan rumah kami, namun tak lama kemudian si Ama Hengki Giawa balik lagi ke depan rumah kami dan kembali ditanyakan ke dia kok orang bapak tadi belum sampai sampai babg...? tadi abang bilang bapak sudah ada dari belakang bareng sama adekmu, tapi si Ama Hengki Giawa diam saja dan langsung pergi tancap gas mengendarai sepeda motornya. Pada saat itu juga, saya yang kebetulan berada di rumah tetangga, yang tak jauh dari rumag kami, melihat langsung dengan mata saya sendiri saat si Ana Hengki Giawa pergi tancap gas mengendarai sepeda motornya dari depan rumah kami.


Usai melihat hal tetsebut, tiba tiba muncul saja kecurigaan saya, jangan jangan ada kejadian terhadap bapak saya ( Almarhun ). Dan tanpa berpikir panjang lagi, saya ingin memastikan kecurigaan saya tersebut sambil sambil pergi meminjam sepeda motor ama Lestari Giawa. Dan pada saat itu, si Ama Lestari Giawa juga ingin mau ikut barengan dengan saya, guna memastikan apa sebabnya yang terjadi.


Tapi apa yang menjadi kecurigaan saya tersebut menjadi kenyataan, setelah melihat kondisi orang tua saya di tempat kejadiab, yang tak jauh dari rumah saya. Dumana pada saat saya melihat bapak saya sedang berada di dalam parit, sementara disampingnya sedang duduk si Ama Memo Gea ( adek ipar Kandung Ama Hengki Giawa ). Kemudian Ama Memo mengatakan kepada saya, " Itu bapak sudah meninggal (Yaiyasa khomi, no mate nanada )", dan saya mengatakan sama dia " Bagaimana sudah meninggal bapak saya....? Serasa tidak percaya ucapannya si Ama Memo tersebut. Namun setelah saya melihat langsung keadaan orang tua saya tersebut terasa hampa dan tanpa berkata apa apa lagi. Melihat keadaan saya, si Ama Lestari Giawa mengajak saya pulang ke rumah.


Beberapa fakta lainnya yang muncul sehingga pihak keluarga kami curiga, bahwasanya kematian orang tua kami tersebut bukanlah kecelakaan semata melainkan, kuat dugaan pembunuhan yang sudah matang direncanakan oleh terduga pelaku atas nama Hezisokhi Giawa alias Ama Hengki bersama Ama Memo Gea adek ipar kandung Hezisokhi Giawa alias Ama Hengki.


Oleh karena itu pihak dari keluarga Almarhum atas nama Samatani Giawa meminta kepada Jajaran Polres Nias Selatan, agar dapat segera mengungkap tuntas kasus ini dan Pelakunya segera diseret ke Pengadilan, tandas Samatani Giawa.


(rudi hm) 

COMMENTS

Nama

Aceh,260,Aceh barat,5,Aceh besar,5,Aceh singkil,133,Aceh tengah,1,Aceh timur,28,Aceh utara,1,bali,1,Banda Aceh,49,Bandar Lampung,20,Bandung,9,Bandung Barat,2,bangka,3,Bangka Belitung,430,Bangka Selatan,10,Bantaeng,1,Banten,5,banyuasin,5,banyuwangi,1,Barito selatan,2,Barito timur,391,Barito Utara,50,Batam,69,Batang,2,Batu Bara,2,Bekasi,21,bener meriah,242,Bengkalis,5,bengkulu,1,Bogor,6,bukit tinggi,11,china,1,ciamis,1,cikarang,1,cileungsi,1,cimahi,1,Demak,11,denpasar,1,depok,1,dumai,3,garut,1,indonesia,4,Jakarta,167,jambi,14,Jawa barat,2,Jawa tengah,2,Jawa timur,2,jayapura,1,jogjakarta,1,Kab Bekasi,2,Kab. Bekasi,1,Kab. Way Kanan,8,Kab.Sintang,31,Kalbar,39,Kalideres,1,Kalimantan timur,1,Kalteng,58,kaltim,1,kampar,1,Kapuas hulu,426,Kayong utara,82,kayonh,1,klaten,1,Kuantan Singingi,2,Kudus,1,labuhan batu,14,labuhan hantu,3,Lampung,12,Lampung Tanggamus,1,Lampung Tengah,7,Lampung timur,1,Lampung Utara,82,Lamsel,1,Lebak,1,lombok,1,lumajang,1,Madiun,1,magelang,1,majalengka,1,makasar,4,Makassar,8,maluku,1,Manado,1,manokwari,1,Medan,53,Melawi,21,menggala,1,MESUJI,100,Mojokerto,2,Muara Enim,3,MUBA,205,MURATARA,217,Nagan raya,5,Nias,1,Padang,2,Pakpak Bharat,3,palangkaraya,7,palembang,24,pamulang,1,Pandeglang,306,pangkal pinang,33,Papua,14,pasawaran,95,pasuruan,1,pekalongan,1,Pekanbaru,3,pemalang,1,phakphak barat,1,plakat tinggi,1,ponorogo,9,Pontianak,8,pringsewu,1,probolinggo,1,purwakarta,1,Rawajitu,1,Riau,2132,Sabang,1,sabulussalam,1,SAMARINDA,2,Sanggau,4,Sekayu,60,Selayar,1,Semarang,2,Serang,13,simalungun,91,solo,1,subang,1,subulussalam,133,Sulawesi barat,226,Sulawesi Selatan,1,sumsel,2,surabaya,3,surakarta,1,Taliabu,22,tanah jawa,2,tanggerang,3,tasikmalaya,1,Tekini,9,Terini,2,Terkini,7222,Terkinu,14,tulang bawang,510,TULANG BAWANG BARAT,18,Tulungagung,21,Yogyakarta,1,
ltr
item
Radar Istana: Diduga Pembunuhan Tragis di Nias Selatan, Sampai Saat ini Belum Bisa diungkap pelakunya Oleh jajaran Polres Nias Selatan
Diduga Pembunuhan Tragis di Nias Selatan, Sampai Saat ini Belum Bisa diungkap pelakunya Oleh jajaran Polres Nias Selatan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwzM513X6VaHrs7Hf5j_drHTkCO8Gu2cFxbj4Z4AdPSDXdbaU4sdZhT6qAtkgSHmA3nkUYB8ipTXo1PVlecuarEbqbEag4j-cXgl3Dt5H9ZS4aCWzFDCAc7J9GFtpmwkMismSQuH-7EPC5Yu_hdjLiJMa0nLt8dasUqnbrTLVenjv1D7XkMgUy-TaSqg/s320/IMG-20221027-WA0110.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwzM513X6VaHrs7Hf5j_drHTkCO8Gu2cFxbj4Z4AdPSDXdbaU4sdZhT6qAtkgSHmA3nkUYB8ipTXo1PVlecuarEbqbEag4j-cXgl3Dt5H9ZS4aCWzFDCAc7J9GFtpmwkMismSQuH-7EPC5Yu_hdjLiJMa0nLt8dasUqnbrTLVenjv1D7XkMgUy-TaSqg/s72-c/IMG-20221027-WA0110.jpg
Radar Istana
https://www.radaristana.com/2022/10/diduga-pembunuhan-tragis-di-nias.html
https://www.radaristana.com/
https://www.radaristana.com/
https://www.radaristana.com/2022/10/diduga-pembunuhan-tragis-di-nias.html
true
8630875968892988369
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy