Polman Radar Istana- Puluhan Siswa (i) Sekolah Menengah Kejuruan-PP Rea Timur Kecamatan Binuang tuntut Kepala sekolah Taufik mundur dari J...
Polman Radar Istana-
Puluhan Siswa (i) Sekolah Menengah Kejuruan-PP Rea Timur Kecamatan Binuang tuntut Kepala sekolah Taufik mundur dari Jabatan Kepala sekolah karena dinilai meresahkna siswa(i)nya,hal tersebut disampaikan saat melakukan aksi demo di depan gedung kantor Kepala Sekolah kemarin,
Kordinator aksi,Riswan mengatakan aksi demo yang dilakukan hari ini membawa 10 poin tuntutan, diantaranya biaya praktek dibebankan ke siswa (i), Konsumsi di asrama kurang memadai, sarana dan prasarana di perjual belikan, juga peralatan praktek yang tidak memadai.
Selain itu, ia juga menuntut tidak adanya dukungan pihak sekolah terhadap pengembangan minat dan bakat para siswa dalam proses belajar mengajar, fasilitas sekolah yang digunakan tidak memadai juga tidak adanya rasa aman dan nyaman tinggal di asrama.
Selain tuntutan pengunjuk rasa yang disampaikan secara lisan juga membawa sejumlah spanduk bertuliskan Kepala Sekolah mundur dari jabatannya .
"Aksi ini murni gerakan siswa(i) melalui organisasi Intra sekolah(OSIS )disitulah kami berembuk terkait keluhan yang kita alami dan dirasakan selama sekolah disini,hasil rembuk dan kesepakatan, sehingga kita turun hari ini menyuarakan aspirasi melalui orasi," jelas Riswan saat ditemui usai demo krmarin
Siswa lain juga menegaskan apa yang dirasakan siswa(i) selama sekolah di SMK PP Rea Timur ini tidak sesuai brosur sekolah dan sosialisasi yang di dapatkan sebelummya.
"Kita ini jauh dari kampung datang kesini menuntut ilmu ternyata sampai disini tidak terpenuhi, intinya sekolah ini tidak sesuai brosur yang disebarkan sebelumnya,"jelas sejumlah siswa(i)
Sementara itu, salahseorang yang sempat ditemui mengungkapkan rasa prihatinnya terhadap sekolah, pasalnya sebelumnya siswanya membeludak,namun sekarang sudah banyak yang pindah dan kurang lagi siswa baru yang mendaftar karena apa yang disosialisasikan dari awal itu tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Kepala Sekolah SMK-PP Rea Timur Taufik,tidak membenarkan apa yang disampaikan pengunjuk rasa yang mengatakan uang praktek dibebankan ke pada siswa (i) karena uang peraktek ada dana tersendiri dari sekolah,salasatu diantaranya dana bos.
Sedangkan sarana dan prasarana praktek yang diperjualbelika, kata Taufik berupa ternak sapi yamg disebutkan ada 5 ekor itu sebahagian sudah dipotong karena sakit dan sisanya dijual untuk digandakan.
"Dari pada mati saja, lebihbaik kita potong,lalu yang dijual adalah induknya tetapi harganya dibelikan lagi 2 ekor sapi muda untuk dijadikan sebagai sarana praktek siswa,"jelasTaufik.
Adapun tuntutan lainnya, Taufik mengaku akan memenuhi dan berbenahi apa yang menjadi kemauan para siswa (i)',janjinya(Syukur)


COMMENTS