Kayong Utara – Radar Istana. Aktivis buruh dan sosial, Abdul Khaliq, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mengawal Program Perc...
Kayong Utara – Radar Istana.
Aktivis buruh dan sosial, Abdul Khaliq, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mengawal Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang saat ini tengah bergulir di Kabupaten Kayong Utara, Propinsi Kalimantan Barat.
Ia menegaskan, program P3TGAI bukan hanya sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan bagian penting dari upaya peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Saat ini, kata Khaliq, terdapat puluhan kegiatan P3TGAI yang sedang berlangsung, yang sebagian besar merupakan aspirasi politik dari tokoh maupun partai.
“Program ini sudah berjalan di beberapa titik, dan menyangkut hajat hidup masyarakat luas, khususnya petani. Karena itu harus kita kawal bersama. Jangan sampai nasibnya sama dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana banyak pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, kualitas sangat minim, bahkan ada yang tidak selesai,” ujarnya, Senin (22//9/2025).
Khaliq mengingatkan, catatan buruk masa lalu harus menjadi pelajaran. Berdasarkan pemantauan masyarakat, sejumlah pekerjaan P3GAI sebelumnya kerap menuai sorotan karena mutu konstruksi yang lemah, pengerjaan asal jadi, hingga dugaan penyimpangan penggunaan anggaran. Dampaknya, petani yang seharusnya mendapat manfaat justru dirugikan karena irigasi tidak berfungsi optimal.
“Jika ini dibiarkan, maka program yang seharusnya menolong petani justru menjadi sia-sia dan hanya menguntungkan segelintir pihak. Pengawasan dari masyarakat adalah kunci agar pelaksana di lapangan bekerja sesuai aturan dan standar teknis,” tambahnya.
Lebih jauh, ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan program. Pemerintah daerah bersama aparat pengawas internal maupun eksternal diharapkan tidak sekadar menjadi penonton, melainkan benar-benar memastikan kualitas pekerjaan di lapangan.
“Kita tidak ingin program ini hanya jadi proyek politik. Harus ada manfaat nyata yang dirasakan langsung masyarakat. Karena itu saya mengajak semua elemen, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga petani sendiri, untuk terlibat dalam pengawasan. Jangan diam,” tegas Khaliq.
Dengan pengawasan ketat dari masyarakat dan aparat terkait, ia optimistis P3GAI tahun ini dapat berjalan lebih baik, sekaligus menjadi momentum memperbaiki kelemahan-kelemahan masa lalu.
(Tim).

COMMENTS