Parigi moutong-radaristana.com Kepala desa Sritabaang di duga dendam politik kepada warganya sendiri yang telah banyak.membamgun desa,na...
Parigi moutong-radaristana.com
Kepala desa Sritabaang di duga dendam politik kepada warganya sendiri yang telah banyak.membamgun desa,namun se akan -akan warganya merasa di bedakan dengan warga lainya dalam hal memperoleh hak membangun rumah.
Kepala desa Sritabaang Misman di duga melakukan pelarangan pembangunan rumah warganya sendiri karena di duga dendam politik.padahal.saya telah membangun desa termasuk Bronjong ratusan juta untuk kepentingan bersama.
Hal itu di katakan warga Sritabaang kecamatan Bolano kabupaten Parigi Moutong Edy Safitran kepada Jurnalis radaristana.com saat di konfirmasi terkait hal tersebut ,Selasa 18/11/2025.
Dia menjelaskan kepala desa Sritabaang Misman sangat tega kepada warganya sendiri yang tidak memberikan ijin membangun rumah,sedangkan warga lainya di berikan ini membuat saya sangat kecewa.
"Saya menduga ini dendam politik kepada saya ,rumah warga banyak di bangun mengapa saya tidak di berikan tempat."ucap Edy sapaan akrabnya
Di katakan bahwa bangunan sudah jadi di setop.oleh pak kades Sritabaang gara -gara dendam politik membuat dirinya jengkel.karena di perlakukan begitu.
Sebagai pemimpin wilayah seharusnya kades Sritabaang mengijinkan pemanangunan warganya ,hal ini sudah saya sampaikan kepada Pemda Parigi Moutong bupati merespon agar pembangunan di lanjutkan,tapi pak kades Sritabaang melarang ada apa ini ? Kata Edy.
Padahal pak camat ,bupati sudah menijinkan melanjutkan pembangunan rumah saya tapi pak kades melarang.dia jebak terus saya.
Sementara itu kepala desa Sritabaang kecamatan Bolano Misman saat di konfirmasi melalui saluran telephon mengatakan bahwa pihaknya tidak melarang membangun rumah ,namun masyarakat yang melarang melalui i rapat di kantor posyandu ,sambil memperlihatkan surat yang di tandatangani bersama masyarakat dan kepala desa Sritabaang.
Kepala desa Sritabaang mengatakan jangan dirinya salah memberikan informasi dan meminta Jurnalis media radaristana.com untuk datang langsung ke desa sritabaang,padahal sudah di konfirmasi melalui via handphone.
SIDIK,SH



COMMENTS