Radaristana – Bupati Kabupaten Polewali Mandar(Polman) H. Samsul Mahmud, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera memulihkan ko...
Radaristana–
Bupati Kabupaten Polewali Mandar(Polman) H. Samsul Mahmud, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera memulihkan kondisi pascabencana kebakaran hebat yang menghanguskan puluhan rumah di Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa.
Hal tersebut disampaikan saat setelah pertemuan silaturahmi dan buka bersama dengal Damkar, tokoh agama,Imam Mesjid Se-Kecamatan Polewali dan awak media.Selai itu, Bupati juga menyampaikan,bahwa langkah-langkah strategis telah diambil, mulai dari penanganan darurat hingga rencana pembangunan kembali hunian warga yang terdampak.
37 rumah yang terdampak musibah kebakaran,Bupati,H.Samsul Mahmud mengungkapkan, dirinya telah menandatangani usulan ke Kementerian Sosial (Kemensos) untuk bantuan pembangunan rumah.
"Tadi saya sudah tanda tangan ke Kementerian Sosial untuk pembangunan rumahnya. Skemanya, pemerintah menyiapkan bahan bakunya. Kita kolaborasikan antara dana Pemda, Pemerintah Provinsi, dan bantuan pusat," ujar Samsul Mahmud, kepada wartawan, Selasa sore,(3/3/2026).
Ia merinci bahwa saat ini dana bantuan yang terkumpul sudah mencapai lebih dari Rp370 juta. Dana tersebut akan dikelola secara transparan oleh Dinas Sosial dan BPBD untuk didistribusikan kepada warga.
"Saya sudah instruksikan Kepala Dinas Sosial dan Kepala BPBD agar bantuan dibagi sesuai dengan tingkat kerusakan rumah masing-masing. Insyaallah, ini segera kita tangani," tegasnya.
Selain fokus pada infrastruktur, Bupati mengapresiasi tingginya simpati masyarakat dan kesigapan instansi terkait di lapangan. Saat ini, berbagai paket bantuan mulai dari peralatan makan hingga bahan pangan telah memadati posko bantuan.
"Bantuan dari Kemensos tadi kurang lebih Rp200 juta dalam bentuk berbagai paket logistik. Simpati masyarakat luar biasa, stok bahan makanan saat ini sangat mencukupi," ujarnya.
Untuk menjamin kesejahteraan pengungsi di masa tanggap darurat, pemerintah telah menyiagakan personel di lokasi. Puskesmas Balanipa bersiaga penuh untuk cek kesehatan warga, personel TNI berjaga 24 jam di lokasi bencana dan dapur Umum untuk kebutuhan konsumsi warga dipastikan tetap terpenuhi.
Bupati Samsul Mahmud menekankan bahwa pemerintah daerah tidak akan membiarkan warga berjuang sendirian. Kehadiran fisik pejabat dan bantuan yang terus mengalir merupakan bentuk nyata tanggung jawab negara.
"Pemerintah daerah cukup intens hadir di tengah masyarakat. Ini adalah kerja kolaborasi. Kita pastikan semua warga terdampak mendapatkan haknya agar mereka bisa segera kembali memiliki hunian yang layak," tutupnya.

COMMENTS