Polman,Radaristana,Selasa, 31/3/2025– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar rapat Paripurna ...
Polman,Radaristana,Selasa, 31/3/2025–
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar rapat Paripurna dalam rangka penyerahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Acara yang diadakan di Ruang Sidang utama DPRD Kabupaten Polman yang dihadiri Wakil Bupati Polman, Hj. Andi Nursami Masdar,sejumlah anggota DPRD, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD)Polman.
Setelah penyerahan LKPJ, dilanjutkan dengan penetapan pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Polman Tahun Anggaran 2027,serta penyerahan keputusan DPRD dan dokumen pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Polman Tahun 2027 kepada Pemerintah Daerah.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Polman, Fahry Fadly menyatakan bahwa penyampaian LKPJ merupakan wujud akuntabilitas pemerintah daerah kepada masyarakat melalui perwakilan rakyat. "LKPJ tahun 2025 menjadi cermin kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan tugas dan wewenangnya sepanjang tahun lalu. Melalui sidang ini, kita akan melakukan evaluasi mendalam untuk memastikan bahwa setiap program dan anggaran yang dikelola benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Polman," ujarnya.
Wakil Bupati yang mewakili Bupati dalam menyampaikan LKPJ, menjelaskan bahwa laporan ini mencakup berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari kebijakan umum, pengelolaan keuangan daerah, hingga pelaksanaan program-program pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi masyarakat, dan urusan wajib lainnya.
"Pada tahun 2025, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Meskipun dihadapkan pada beberapa tantangan, kita berhasil mencapai sebagian besar target yang telah ditetapkan,," jelas Wakil Bupati Polman, Andi Nusami Masdar.
Dalam Paripurna ini, sejumlah anggota DPRD menyampaikan pokok-pokok pikiran dan keluhan warga, seperti yang disampaikan,Amir praksi Nasdem terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan juga tabung gas elpiji 3 kg.Selain susah didapatkan dipangkalan juga mahal ditingkat pengecer, ini perlu perhatian serius oleh Dinas terkait", pungkas Amir.
Selain itu,Syaripuddin, juga dari praksi Nasdem menyampaikan kepada Kepala Dinas PTSP agar tidak mengeluarkan lagi Izin untuk pembangunan ritel Midren, seperti Alfa Midi dan Alfa Mart karena telah menjamur di Polman, bahkan telah masuk diplosok desa", tegas Syaripuddin.(Skr).

COMMENTS